Sistem Akuntansi: Pengertian, Unsur, dan Contoh Penerapan Apa itu sistem akuntansi? Kenapa sistem akuntansi itu penting serta bagaimana contoh penerapannya? Mekari Jurnal akan mengulasnya secara lengkap! Kita semua setuju bahwa kata akuntansi seringkali didengar oleh telinga. Dunia akuntansi kini begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari karena berbagai teori dalam akuntansi sering ditemui dan, secara sadar atau tidak sadar, kita aplikasikan. Akuntansi merupakan sebuah disiplin ilmu yang mengajari pengukuran dan penjabaran terkait dengan informasi yang melibatkan keuangan. Praktik ilmu akuntansi biasa diaplikasikan dalam manajemen laporan keuangan perusahaan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi dari bisnis atau keuangan perusahaan. Melalui akuntansi, baik secara perhitungan manual atau menggunakan aplikasi akuntansi, perusahaan mampu mengetahui tingkat keuntungan atau laba, dasar penentuan pajak, hingga potensi kerugian. Dengan akuntansi, perusahaan akan mendapatkan wawasan untuk menentukan keputusan strategis di masa depan. Untuk mendapatkan berbagai manfaat dari praktik akuntansi, sebuah perusahaan harus menerapkan manajemen akuntansi secara tepat dan terukur. Oleh karena itu, butuh sistem akuntansi yang dapat mempermudah perusahaan dalam pelaksanaan atau proses yang berkaitan dengan pencatatan keuangan dan pembuatan laporan keuangan. Pengertian Sistem Akuntansi Sistem akuntansi adalah sebuah ikhtisar yang terdiri dari catatan manual atau komputerisasi transaksi keuangan untuk tujuan rekaman, mengkategorikan, menganalisis dan melaporkan informasi manajemen keuangan yang tepat waktu. Seperti yang telah banyak orang ketahui, sistem akuntansi memiliki berbagai fungsi seperti mengumpulkan dan menyimpan data transaksi, memproses data menjadi informasi untuk pengambilan keputusan, dan sebagai kontrol terhadap organisasi. Berikut ini adalah pengertian terkait sistem akuntansi artinya apa berdasarkan beberapa akademisi: Warren, Reeve, Fees (2005: 234). Sistem akuntansi merupakan metode dan prosedur untuk mengumpulkan, mengklarifikasi, mengikhtisarkan, dan melaporkan informasi kegiatan bisnis (operasional) dan keuangan sebuah perusahaan. Baridwan (2000;6). Sistem akuntansi artinya adalah sebuah formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh manajemen. Niswonger dkk (1999;182) menyebutkan bahwa sistem ini adalah sebuah metode dan prosedur untuk mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengikhtisarkan dan melaporkan infomasi mengenai keuangan dan operasi perusahaan. Kelola Bisnis Kompleks Lebih Mudah dengan Software Akuntansi Online Mekari Jurnal! Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Unsur-Unsur Sistem Akuntansi Pada umumnya sebuah sistem akuntansi ini memiliki lima unsur utama, yaitu: Formulir Formulir merupakan dokumen yang digunakan untuk mencatat/merekam kejadian transaksi. Di dalam formulir terdapat data transaksi yang dapat dijadikan dasar dalam pencatatan. Jurnal Jurnal merupakan contoh unsur sistem akuntansi yang dilakukan untuk mencatat, mengelompokkan transaksi sejenis, dan meringkas data keuangan lainnya. Hasil dari peringkasan data kemudian di-posting ke rekening yang bersangkutan di dalam buku besar. Bentuk jurnal yang biasa digunakan adalah sebagai berikut: Jurnal Penerimaan Kas, jurnal yang disediakan khusus untuk mencatat transaksi penerimaan kas. Jurnal Pengeluaran Kas, jurnal yang khusus disediakan untuk mencatat segala jenis pengeluaran kas. Jurnal Pembelian, jurnal yang digunakan untuk mencatat pembelian secara kredit. Pembelian secara tunai masuk ke dalam jurnal pengeluaran kas. Jurnal Penjualan, jurnal yang disediakan khusus untuk mencatat transaksi penjualan secara kredit. Penjualan secara tunai dimasukkan dalam jurnal penerimaan kas. Jurnal Umum disediakan khusus untuk mencatat penyesuaian pembukuan, koreksi transaksi dan hal lain yang tidak dapat dicatat dalam jurnal khusus. Buku Besar (General Ledger) Buku besar terdiri dari kumpulan rekening-rekening yang berfungsi untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya dalam jurnal. Rekening buku besar dianggap juga sebagai tempat penggolongan data keuangan untuk penyajian laporan keuangan. Jika mau tahu, silahkan coba sendiri penerapan dan penggunaan unsur ini pada aplikasi Mekari Jurnal. Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Buku Pembantu (Subsidiary Ledger) Salah satu unsur dalam sistem akuntansi adalah buku besar pembantu (Subsidiary Ledger). Buku pembantu berisi rekening-rekening pembantu dalam merinci data keuangan. Contohnya seperti mengelompokkan jenis transaksi yang terjadi di suatu perusahaan satu dengan yang lainnya. Laporan Laporan adalah hasil akhir dari proses akuntansi, berupa contoh neraca perusahaan, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan biaya pemasaran, laporan harga pokok produksi, laporan harga pokok penjualan, daftar utang, daftar saldo persediaan seperti contoh fitur laporan ringkasan bisnis aplikasi Mekari Jurnal diatas. Baca Juga : Apa Itu Purchase Order? Yuk, Cari Tahu Fungsinya! Contoh Sistem Akuntansi Apa saja contoh-contoh sistem akuntansi yang ada? 1. Sistem Akuntansi Manajemen Tujuan dari akuntansi manajemen adalah memberikan informasi akuntansi kepada manajer untuk keperluan perencanaaan, pengendalian, dan pengelolaan operasi bisnis. 2. Sistem Akuntansi Persediaan (Inventory Accounting) Sistem akuntansi persediaan artinya adalah sistem yang digunakan untuk merencanakan dan melacak tingkat persediaan, serta kegiatan inventaris yang terkait. Salah satu sistem persediaan umum adalah kode bar pelacakan, di mana setiap item persediaan ditandai dengan kode bar. 3. Sistem Akuntansi Non-Profit Merupakan contoh sebuah sistem akuntansi untuk organisasi nirlaba yang memiliki ciri spesifik dari persyaratan pelaporan. Misalnya, tentang sistem pelacakan dana, sehingga sumbangan yang diberikan untuk tujuan tertentu bisa diketahui telah disalurkan secara benar. Perangkat lunak ini juga harus mampu menghasilkan laporan dari total donasi yang telah disumbangkan oleh donor individu. Baca juga: Karakteristik laporan keuangan, mengapa pengusaha harus memahaminya? Sistem Akuntansi yang Berlaku di Indonesia Meskipun ada banyak sekali software akuntansi yang beredar di pasaran, tidak semua software akuntansi tersebut memenuhi standar sistem akuntansi yang berlaku di Indonesia. Jika tidak menggunakan software akuntansi yang sesuai dengan standar tersebut, maka perusahaan akan kesulitan mencocokkan dengan peraturan yang berlaku. Beberapa standar akuntansi di Indonesia yang harus ada dalam software akuntansi adalah sebagai berikut: PSAK – IFRS Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan adalah sebuah standar praktik akuntansi yang digunakan di Indonesia. Standar ini merupakan aturan baku yang mengatur pencatatan, penyusunan, perlakuan, dan penyajian laporan keuangan. Standar PSAK diberlakukan untuk suatu entitas atau perusahaan yang memiliki akuntabilitas publik. SAK – ETAP Merupakan Standar Akuntansi Perusahaan untuk entitas atau perusahaan yang tidak memiliki akuntabilitas publik. Misalnya seperti untuk pemilik yang tidak terlibat langsung dalam pengelolaan usaha, kreditur serta lembaga pemegang kredit. Tujuan dari SAK-ETAP adalah untuk menciptakan fleksibilitas untuk proses akuntansi dan juga untuk memberikan kemudahan akses ETAP untuk pendanaan dan perbankan. Baca Juga : Kenali, cermati, dan pahami bagaimana Pentingnya Memahami Aplikasi Akuntansi untuk Pengusaha Standar Akuntansi Syariah (SAS) Standar Akuntansi Syariah atau SAS merupakan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Syariah. Pernyataan ini ditujukan untuk entitas yang melakukan transaksi syariah. Baik itu entitas syariah maupun non syariah. Pengembangan SAS mengacu kepada fatwa MUI. Yang termasuk kedalam SAS adalah kerangka konseptual, laporan keuangan syariah, akuntansi murabahah, mudharabah, musyarakah, salam, istishna. SAK EMKM SAK EMKM bisa juga disebut dengan ED SAK EMKM merupakan Exposure Draft Standar Akuntabilitas Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah. Standar ini disusun untuk memenuhi kebutuhan usaha kecil, mikro, dan menengah. Acuan dari standar pembuatan laporan keuangan UMKM ini adalah Undang-Undang No 20 tahun 2008 yang membahas tentang usaha mikro, kecil, menengah. 6 Keuntungan Menggunakan Sistem Akuntansi untuk Bisnis Anda Sistem akuntansi kini semakin banyak digunakan oleh perusahaan untuk mengelola keuangan, terlebih untuk perusahaan dalam skala besar. Meskipun banyak digunakan oleh perusahaan besar tetapi juga tidak menandakan bahwa sistem ini hanya dapat digunakan oleh bisnis yang besar. Jika Anda memiliki bisnis yang masih berkembang atau berencana akan membuka bisnis baru, Anda juga dapat menggunakan sistem akuntansi. Bahkan disarankan untuk mengelola keuangan sebaiknya Anda langsung menggunakan bantuan sistem akuntansi. Apa saja keuntungan jika menggunakan sistem akuntansi? 1. Mengurangi Biaya Seperti yang terjadi pada umumnya, untuk mengelola keuangan bisnis dengan baik dan benar dibutuhkan 2 atau lebih orang untuk melakukannya. Dengan menggunakan sistem yang tepat, perusahaan dapat lebih efektif dan efisien untuk menentukan sumber daya manusia yang dibutuhkan sehingga biaya yang dikeluarkan juga dapat berkurang. 2. Data Aman Seperti yang kita tahu, data perusahaan terutama tentang data keuangan merupakan hal yang sangat penting untuk dijaga. Karenanya, penggunaan software akuntansi akan sangat menguntungkan Anda dan bisnis. Dengan sistem akuntansi, data keuangan Anda secara otomatis akan tersimpan di dalam server yang aman. Sehingga Anda terhindar dari risiko kehilangan data ataupun pencurian data. 3. Pekerjaan Lebih Mudah & Cepat Seiring berkembangnya zaman, teknologi yang ada pun terus upgrade dan semakin canggih. Dengan menggunakan software akuntansi, Anda dapat menyelesaikan semua pekerjaan yang berkaitan dengan keuangan menjadi lebih cepat jika dibandingkan dengan cara manual. Hanya dengan menginput data-data keuangan, selanjutnya program akuntansi akan memprosesnya, dan kemudian output yang diharapkan keluar dalam hitungan menit bahkan detik. 4. Data Realtime Penggunaan sistem akuntansi, terlebih yang memiliki sistem cloud computing, mempermudah Anda dalam mendapatkan informasi yang ada secara realtime. Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi menanyakan data terbaru kepada karyawan Anda. Hal ini tentu membuat proses bisnis Anda menjadi lebih efektif dan efisien. 5. Pembukuan Rapi Pembukuan merupakan kegiatan yang wajib dilakukan. Selain sebagai bentuk kewajiban, pembukuan juga dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan untuk mengambil keputusan. Oleh karena itu, pembukuan sebaiknya dilakukan dengan baik, benar, dan rapi. Melalui software akuntansi Anda dapat memanfaat konsep modularitas sehingga pembukuan menjadi lebih rapi. Baca Juga : Memahami Akuntansi Dasar untuk Pemula, Apa Saja? 6. Meminimalisasi Kesalahan Permasalahan di dalam sebuah bisnis merupakan hal yang wajar dan umum terjadi. Salah satu jenis kesalahan yang sering terjadi di bidang akuntansi atau keuangan adalah ketidaktelitian. Seperti keliru dalam pencatatan, double pencatatan, dan kesalahan-kesalahan lainnya yang disebabkan karena human error. Dengan menggunakan software akuntansi maka semua masalah di atas dapat diminimalisasi. Contoh Penerapan Sistem Akuntansi Pada Software Aplikasi Akuntansi Mekari Jurnal Dalam sebuah sistem akuntansi artinya keberadaan software akuntansi online sebagai pendukung kegiatan pelaporan sangatlah penting. Seperti keberadaan fitur laporan yang ada di aplikasi Mekari Jurnal misalnya. Mekari Jurnal adalah software akuntansi, keuangan, bagian dari ekosistem software terpadu Mekari yang mengatasi proses pelaporan keuangan, inventaris, dan pembelian yang terpisah-pisah untuk bisnis yang sedang bertumbuh dan tim finance melalui platform SaaS terintegrasi. Mekari Jurnal menyediakan berbagai fitur penting dari pelacakan inventory, pengelolaan aset, dan pelaporan biaya, bisa menjadi sebuah pilihan tepat yang memberi banyak kemudahan untuk berbagai macam kebutuhan bisnis. Mekari Jurnal bisa diakses kapan pun dan di mana pun secara realtime, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan informasi berharga yang terjadi setiap saat dalam bisnis Anda. Dengan menggunakan Mekari Jurnal, Anda juga dapat mengakses data secara realtime, kapan pun dan di mana pun. Bagi Anda pemilik online shop, manfaatkan juga aplikasi pembukuan online shop untuk membantu pekerjaan Anda. Nikmati kesempatan free trial Mekari Jurnal selama 7 hari! Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Nah, diatas adalah penjelasan mengenai definisi, pengertian, unsur, contoh sistem akuntansi (akunting) yang telah dibahas Mekari Jurnal di atas. Semoga informasi ini berguna, dan Jangan lupa untuk dibagikan di sosial media! FAQ Seputar Sistem Akuntansi Apa yang dimaksud dengan sistem akuntansi? Apa yang dimaksud dengan sistem akuntansi? Sistem akuntansi adalah serangkaian prosedur dan metode yang digunakan untuk mencatat, mengelola, mengolah, dan melaporkan transaksi keuangan suatu perusahaan. Sistem ini bertujuan menghasilkan informasi keuangan yang akurat untuk pengambilan keputusan bisnis. Apa tujuan utama sistem akuntansi dalam perusahaan? Apa tujuan utama sistem akuntansi dalam perusahaan? Tujuan utama sistem akuntansi adalah menyediakan informasi keuangan yang relevan, akurat, dan tepat waktu agar manajemen dapat mengambil keputusan yang efektif serta mengontrol aktivitas keuangan perusahaan. Apa saja unsur-unsur sistem akuntansi? Apa saja unsur-unsur sistem akuntansi? Secara umum, unsur sistem akuntansi terdiri dari: Formulir (dokumen transaksi) Jurnal Buku besar (general ledger) Buku pembantu Laporan keuangan Unsur-unsur ini saling terintegrasi untuk menghasilkan informasi keuangan yang lengkap. Apa fungsi sistem akuntansi bagi bisnis? Apa fungsi sistem akuntansi bagi bisnis? Fungsi sistem akuntansi antara lain: Mencatat transaksi keuangan secara sistematis Mengolah data menjadi laporan keuangan Mengontrol dan mengawasi keuangan perusahaan Mendukung pengambilan keputusan Sistem ini menjadi fondasi penting dalam pengelolaan keuangan bisnis. Apa saja contoh sistem akuntansi yang digunakan perusahaan? Apa saja contoh sistem akuntansi yang digunakan perusahaan? Beberapa contoh sistem akuntansi yang umum digunakan antara lain: Sistem akuntansi manajemen Sistem akuntansi persediaan (inventory) Sistem akuntansi organisasi nirlaba Sistem akuntansi berbasis software Setiap sistem disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis bisnis perusahaan. Apa perbedaan sistem akuntansi manual dan komputerisasi? Apa perbedaan sistem akuntansi manual dan komputerisasi? Sistem akuntansi manual menggunakan pencatatan secara fisik seperti buku atau spreadsheet, sedangkan sistem komputerisasi menggunakan software akuntansi untuk mencatat dan mengolah data secara otomatis sehingga lebih cepat dan akurat. Mengapa sistem akuntansi penting bagi perusahaan? Mengapa sistem akuntansi penting bagi perusahaan? Sistem akuntansi penting karena membantu perusahaan mengelola keuangan secara terstruktur, mengurangi kesalahan pencatatan, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan. Siapa yang menggunakan sistem akuntansi dalam perusahaan? Siapa yang menggunakan sistem akuntansi dalam perusahaan? Sistem akuntansi digunakan oleh berbagai pihak dalam perusahaan, seperti: Tim akuntansi dan keuangan Manajer dan pemilik bisnis Auditor Pihak eksternal seperti investor dan regulator Semua pihak ini membutuhkan data keuangan yang akurat untuk berbagai keperluan. Apa saja komponen utama dalam sistem akuntansi? Apa saja komponen utama dalam sistem akuntansi? Komponen utama sistem akuntansi meliputi: Sumber daya manusia (SDM) Dokumen transaksi Prosedur dan kebijakan Alat atau sistem pencatatan Laporan keuangan Komponen ini bekerja bersama untuk menghasilkan informasi keuangan yang berkualitas. Apa manfaat sistem akuntansi bagi bisnis? Apa manfaat sistem akuntansi bagi bisnis? Manfaat sistem akuntansi antara lain: Memantau kondisi keuangan secara akurat Mempermudah penyusunan laporan keuangan Mengurangi risiko kesalahan pencatatan Mendukung perencanaan dan strategi bisnis Dengan sistem yang baik, bisnis dapat berjalan lebih efisien dan terkontrol. Apa risiko jika perusahaan tidak memiliki sistem akuntansi yang baik? Apa risiko jika perusahaan tidak memiliki sistem akuntansi yang baik? Tanpa sistem akuntansi yang baik, perusahaan dapat mengalami: Kesalahan pencatatan transaksi Laporan keuangan tidak akurat Kesulitan dalam audit dan pajak Pengambilan keputusan yang tidak tepat Hal ini dapat berdampak langsung pada kinerja dan keberlangsungan bisnis. Bagaimana teknologi membantu sistem akuntansi modern? Bagaimana teknologi membantu sistem akuntansi modern? Teknologi seperti software akuntansi memungkinkan proses pencatatan, pengolahan, dan pelaporan keuangan dilakukan secara otomatis, real-time, dan lebih akurat. Hal ini membantu meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi human error. Kategori : Management Accounting Artikel Sebelumnya Artikel Selanjutnya Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal Facebook Instagram LinkedIn YouTube Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Bagikan artikelWhatsAppLinkedinFacebook
Sistem Akuntansi: Pengertian, Unsur, dan Contoh Penerapan Apa itu sistem akuntansi? Kenapa sistem akuntansi itu penting serta bagaimana contoh penerapannya? Mekari Jurnal akan mengulasnya secara lengkap! Kita semua setuju bahwa kata akuntansi seringkali didengar oleh telinga. Dunia akuntansi kini begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari karena berbagai teori dalam akuntansi sering ditemui dan, secara sadar atau tidak sadar, kita aplikasikan. Akuntansi merupakan sebuah disiplin ilmu yang mengajari pengukuran dan penjabaran terkait dengan informasi yang melibatkan keuangan. Praktik ilmu akuntansi biasa diaplikasikan dalam manajemen laporan keuangan perusahaan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi dari bisnis atau keuangan perusahaan. Melalui akuntansi, baik secara perhitungan manual atau menggunakan aplikasi akuntansi, perusahaan mampu mengetahui tingkat keuntungan atau laba, dasar penentuan pajak, hingga potensi kerugian. Dengan akuntansi, perusahaan akan mendapatkan wawasan untuk menentukan keputusan strategis di masa depan. Untuk mendapatkan berbagai manfaat dari praktik akuntansi, sebuah perusahaan harus menerapkan manajemen akuntansi secara tepat dan terukur. Oleh karena itu, butuh sistem akuntansi yang dapat mempermudah perusahaan dalam pelaksanaan atau proses yang berkaitan dengan pencatatan keuangan dan pembuatan laporan keuangan. Pengertian Sistem Akuntansi Sistem akuntansi adalah sebuah ikhtisar yang terdiri dari catatan manual atau komputerisasi transaksi keuangan untuk tujuan rekaman, mengkategorikan, menganalisis dan melaporkan informasi manajemen keuangan yang tepat waktu. Seperti yang telah banyak orang ketahui, sistem akuntansi memiliki berbagai fungsi seperti mengumpulkan dan menyimpan data transaksi, memproses data menjadi informasi untuk pengambilan keputusan, dan sebagai kontrol terhadap organisasi. Berikut ini adalah pengertian terkait sistem akuntansi artinya apa berdasarkan beberapa akademisi: Warren, Reeve, Fees (2005: 234). Sistem akuntansi merupakan metode dan prosedur untuk mengumpulkan, mengklarifikasi, mengikhtisarkan, dan melaporkan informasi kegiatan bisnis (operasional) dan keuangan sebuah perusahaan. Baridwan (2000;6). Sistem akuntansi artinya adalah sebuah formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh manajemen. Niswonger dkk (1999;182) menyebutkan bahwa sistem ini adalah sebuah metode dan prosedur untuk mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengikhtisarkan dan melaporkan infomasi mengenai keuangan dan operasi perusahaan. Kelola Bisnis Kompleks Lebih Mudah dengan Software Akuntansi Online Mekari Jurnal! Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Unsur-Unsur Sistem Akuntansi Pada umumnya sebuah sistem akuntansi ini memiliki lima unsur utama, yaitu: Formulir Formulir merupakan dokumen yang digunakan untuk mencatat/merekam kejadian transaksi. Di dalam formulir terdapat data transaksi yang dapat dijadikan dasar dalam pencatatan. Jurnal Jurnal merupakan contoh unsur sistem akuntansi yang dilakukan untuk mencatat, mengelompokkan transaksi sejenis, dan meringkas data keuangan lainnya. Hasil dari peringkasan data kemudian di-posting ke rekening yang bersangkutan di dalam buku besar. Bentuk jurnal yang biasa digunakan adalah sebagai berikut: Jurnal Penerimaan Kas, jurnal yang disediakan khusus untuk mencatat transaksi penerimaan kas. Jurnal Pengeluaran Kas, jurnal yang khusus disediakan untuk mencatat segala jenis pengeluaran kas. Jurnal Pembelian, jurnal yang digunakan untuk mencatat pembelian secara kredit. Pembelian secara tunai masuk ke dalam jurnal pengeluaran kas. Jurnal Penjualan, jurnal yang disediakan khusus untuk mencatat transaksi penjualan secara kredit. Penjualan secara tunai dimasukkan dalam jurnal penerimaan kas. Jurnal Umum disediakan khusus untuk mencatat penyesuaian pembukuan, koreksi transaksi dan hal lain yang tidak dapat dicatat dalam jurnal khusus. Buku Besar (General Ledger) Buku besar terdiri dari kumpulan rekening-rekening yang berfungsi untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya dalam jurnal. Rekening buku besar dianggap juga sebagai tempat penggolongan data keuangan untuk penyajian laporan keuangan. Jika mau tahu, silahkan coba sendiri penerapan dan penggunaan unsur ini pada aplikasi Mekari Jurnal. Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Buku Pembantu (Subsidiary Ledger) Salah satu unsur dalam sistem akuntansi adalah buku besar pembantu (Subsidiary Ledger). Buku pembantu berisi rekening-rekening pembantu dalam merinci data keuangan. Contohnya seperti mengelompokkan jenis transaksi yang terjadi di suatu perusahaan satu dengan yang lainnya. Laporan Laporan adalah hasil akhir dari proses akuntansi, berupa contoh neraca perusahaan, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan biaya pemasaran, laporan harga pokok produksi, laporan harga pokok penjualan, daftar utang, daftar saldo persediaan seperti contoh fitur laporan ringkasan bisnis aplikasi Mekari Jurnal diatas. Baca Juga : Apa Itu Purchase Order? Yuk, Cari Tahu Fungsinya! Contoh Sistem Akuntansi Apa saja contoh-contoh sistem akuntansi yang ada? 1. Sistem Akuntansi Manajemen Tujuan dari akuntansi manajemen adalah memberikan informasi akuntansi kepada manajer untuk keperluan perencanaaan, pengendalian, dan pengelolaan operasi bisnis. 2. Sistem Akuntansi Persediaan (Inventory Accounting) Sistem akuntansi persediaan artinya adalah sistem yang digunakan untuk merencanakan dan melacak tingkat persediaan, serta kegiatan inventaris yang terkait. Salah satu sistem persediaan umum adalah kode bar pelacakan, di mana setiap item persediaan ditandai dengan kode bar. 3. Sistem Akuntansi Non-Profit Merupakan contoh sebuah sistem akuntansi untuk organisasi nirlaba yang memiliki ciri spesifik dari persyaratan pelaporan. Misalnya, tentang sistem pelacakan dana, sehingga sumbangan yang diberikan untuk tujuan tertentu bisa diketahui telah disalurkan secara benar. Perangkat lunak ini juga harus mampu menghasilkan laporan dari total donasi yang telah disumbangkan oleh donor individu. Baca juga: Karakteristik laporan keuangan, mengapa pengusaha harus memahaminya? Sistem Akuntansi yang Berlaku di Indonesia Meskipun ada banyak sekali software akuntansi yang beredar di pasaran, tidak semua software akuntansi tersebut memenuhi standar sistem akuntansi yang berlaku di Indonesia. Jika tidak menggunakan software akuntansi yang sesuai dengan standar tersebut, maka perusahaan akan kesulitan mencocokkan dengan peraturan yang berlaku. Beberapa standar akuntansi di Indonesia yang harus ada dalam software akuntansi adalah sebagai berikut: PSAK – IFRS Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan adalah sebuah standar praktik akuntansi yang digunakan di Indonesia. Standar ini merupakan aturan baku yang mengatur pencatatan, penyusunan, perlakuan, dan penyajian laporan keuangan. Standar PSAK diberlakukan untuk suatu entitas atau perusahaan yang memiliki akuntabilitas publik. SAK – ETAP Merupakan Standar Akuntansi Perusahaan untuk entitas atau perusahaan yang tidak memiliki akuntabilitas publik. Misalnya seperti untuk pemilik yang tidak terlibat langsung dalam pengelolaan usaha, kreditur serta lembaga pemegang kredit. Tujuan dari SAK-ETAP adalah untuk menciptakan fleksibilitas untuk proses akuntansi dan juga untuk memberikan kemudahan akses ETAP untuk pendanaan dan perbankan. Baca Juga : Kenali, cermati, dan pahami bagaimana Pentingnya Memahami Aplikasi Akuntansi untuk Pengusaha Standar Akuntansi Syariah (SAS) Standar Akuntansi Syariah atau SAS merupakan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Syariah. Pernyataan ini ditujukan untuk entitas yang melakukan transaksi syariah. Baik itu entitas syariah maupun non syariah. Pengembangan SAS mengacu kepada fatwa MUI. Yang termasuk kedalam SAS adalah kerangka konseptual, laporan keuangan syariah, akuntansi murabahah, mudharabah, musyarakah, salam, istishna. SAK EMKM SAK EMKM bisa juga disebut dengan ED SAK EMKM merupakan Exposure Draft Standar Akuntabilitas Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah. Standar ini disusun untuk memenuhi kebutuhan usaha kecil, mikro, dan menengah. Acuan dari standar pembuatan laporan keuangan UMKM ini adalah Undang-Undang No 20 tahun 2008 yang membahas tentang usaha mikro, kecil, menengah. 6 Keuntungan Menggunakan Sistem Akuntansi untuk Bisnis Anda Sistem akuntansi kini semakin banyak digunakan oleh perusahaan untuk mengelola keuangan, terlebih untuk perusahaan dalam skala besar. Meskipun banyak digunakan oleh perusahaan besar tetapi juga tidak menandakan bahwa sistem ini hanya dapat digunakan oleh bisnis yang besar. Jika Anda memiliki bisnis yang masih berkembang atau berencana akan membuka bisnis baru, Anda juga dapat menggunakan sistem akuntansi. Bahkan disarankan untuk mengelola keuangan sebaiknya Anda langsung menggunakan bantuan sistem akuntansi. Apa saja keuntungan jika menggunakan sistem akuntansi? 1. Mengurangi Biaya Seperti yang terjadi pada umumnya, untuk mengelola keuangan bisnis dengan baik dan benar dibutuhkan 2 atau lebih orang untuk melakukannya. Dengan menggunakan sistem yang tepat, perusahaan dapat lebih efektif dan efisien untuk menentukan sumber daya manusia yang dibutuhkan sehingga biaya yang dikeluarkan juga dapat berkurang. 2. Data Aman Seperti yang kita tahu, data perusahaan terutama tentang data keuangan merupakan hal yang sangat penting untuk dijaga. Karenanya, penggunaan software akuntansi akan sangat menguntungkan Anda dan bisnis. Dengan sistem akuntansi, data keuangan Anda secara otomatis akan tersimpan di dalam server yang aman. Sehingga Anda terhindar dari risiko kehilangan data ataupun pencurian data. 3. Pekerjaan Lebih Mudah & Cepat Seiring berkembangnya zaman, teknologi yang ada pun terus upgrade dan semakin canggih. Dengan menggunakan software akuntansi, Anda dapat menyelesaikan semua pekerjaan yang berkaitan dengan keuangan menjadi lebih cepat jika dibandingkan dengan cara manual. Hanya dengan menginput data-data keuangan, selanjutnya program akuntansi akan memprosesnya, dan kemudian output yang diharapkan keluar dalam hitungan menit bahkan detik. 4. Data Realtime Penggunaan sistem akuntansi, terlebih yang memiliki sistem cloud computing, mempermudah Anda dalam mendapatkan informasi yang ada secara realtime. Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi menanyakan data terbaru kepada karyawan Anda. Hal ini tentu membuat proses bisnis Anda menjadi lebih efektif dan efisien. 5. Pembukuan Rapi Pembukuan merupakan kegiatan yang wajib dilakukan. Selain sebagai bentuk kewajiban, pembukuan juga dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan untuk mengambil keputusan. Oleh karena itu, pembukuan sebaiknya dilakukan dengan baik, benar, dan rapi. Melalui software akuntansi Anda dapat memanfaat konsep modularitas sehingga pembukuan menjadi lebih rapi. Baca Juga : Memahami Akuntansi Dasar untuk Pemula, Apa Saja? 6. Meminimalisasi Kesalahan Permasalahan di dalam sebuah bisnis merupakan hal yang wajar dan umum terjadi. Salah satu jenis kesalahan yang sering terjadi di bidang akuntansi atau keuangan adalah ketidaktelitian. Seperti keliru dalam pencatatan, double pencatatan, dan kesalahan-kesalahan lainnya yang disebabkan karena human error. Dengan menggunakan software akuntansi maka semua masalah di atas dapat diminimalisasi. Contoh Penerapan Sistem Akuntansi Pada Software Aplikasi Akuntansi Mekari Jurnal Dalam sebuah sistem akuntansi artinya keberadaan software akuntansi online sebagai pendukung kegiatan pelaporan sangatlah penting. Seperti keberadaan fitur laporan yang ada di aplikasi Mekari Jurnal misalnya. Mekari Jurnal adalah software akuntansi, keuangan, bagian dari ekosistem software terpadu Mekari yang mengatasi proses pelaporan keuangan, inventaris, dan pembelian yang terpisah-pisah untuk bisnis yang sedang bertumbuh dan tim finance melalui platform SaaS terintegrasi. Mekari Jurnal menyediakan berbagai fitur penting dari pelacakan inventory, pengelolaan aset, dan pelaporan biaya, bisa menjadi sebuah pilihan tepat yang memberi banyak kemudahan untuk berbagai macam kebutuhan bisnis. Mekari Jurnal bisa diakses kapan pun dan di mana pun secara realtime, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan informasi berharga yang terjadi setiap saat dalam bisnis Anda. Dengan menggunakan Mekari Jurnal, Anda juga dapat mengakses data secara realtime, kapan pun dan di mana pun. Bagi Anda pemilik online shop, manfaatkan juga aplikasi pembukuan online shop untuk membantu pekerjaan Anda. Nikmati kesempatan free trial Mekari Jurnal selama 7 hari! Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Nah, diatas adalah penjelasan mengenai definisi, pengertian, unsur, contoh sistem akuntansi (akunting) yang telah dibahas Mekari Jurnal di atas. Semoga informasi ini berguna, dan Jangan lupa untuk dibagikan di sosial media! FAQ Seputar Sistem Akuntansi Apa yang dimaksud dengan sistem akuntansi? Apa yang dimaksud dengan sistem akuntansi? Sistem akuntansi adalah serangkaian prosedur dan metode yang digunakan untuk mencatat, mengelola, mengolah, dan melaporkan transaksi keuangan suatu perusahaan. Sistem ini bertujuan menghasilkan informasi keuangan yang akurat untuk pengambilan keputusan bisnis. Apa tujuan utama sistem akuntansi dalam perusahaan? Apa tujuan utama sistem akuntansi dalam perusahaan? Tujuan utama sistem akuntansi adalah menyediakan informasi keuangan yang relevan, akurat, dan tepat waktu agar manajemen dapat mengambil keputusan yang efektif serta mengontrol aktivitas keuangan perusahaan. Apa saja unsur-unsur sistem akuntansi? Apa saja unsur-unsur sistem akuntansi? Secara umum, unsur sistem akuntansi terdiri dari: Formulir (dokumen transaksi) Jurnal Buku besar (general ledger) Buku pembantu Laporan keuangan Unsur-unsur ini saling terintegrasi untuk menghasilkan informasi keuangan yang lengkap. Apa fungsi sistem akuntansi bagi bisnis? Apa fungsi sistem akuntansi bagi bisnis? Fungsi sistem akuntansi antara lain: Mencatat transaksi keuangan secara sistematis Mengolah data menjadi laporan keuangan Mengontrol dan mengawasi keuangan perusahaan Mendukung pengambilan keputusan Sistem ini menjadi fondasi penting dalam pengelolaan keuangan bisnis. Apa saja contoh sistem akuntansi yang digunakan perusahaan? Apa saja contoh sistem akuntansi yang digunakan perusahaan? Beberapa contoh sistem akuntansi yang umum digunakan antara lain: Sistem akuntansi manajemen Sistem akuntansi persediaan (inventory) Sistem akuntansi organisasi nirlaba Sistem akuntansi berbasis software Setiap sistem disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis bisnis perusahaan. Apa perbedaan sistem akuntansi manual dan komputerisasi? Apa perbedaan sistem akuntansi manual dan komputerisasi? Sistem akuntansi manual menggunakan pencatatan secara fisik seperti buku atau spreadsheet, sedangkan sistem komputerisasi menggunakan software akuntansi untuk mencatat dan mengolah data secara otomatis sehingga lebih cepat dan akurat. Mengapa sistem akuntansi penting bagi perusahaan? Mengapa sistem akuntansi penting bagi perusahaan? Sistem akuntansi penting karena membantu perusahaan mengelola keuangan secara terstruktur, mengurangi kesalahan pencatatan, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan. Siapa yang menggunakan sistem akuntansi dalam perusahaan? Siapa yang menggunakan sistem akuntansi dalam perusahaan? Sistem akuntansi digunakan oleh berbagai pihak dalam perusahaan, seperti: Tim akuntansi dan keuangan Manajer dan pemilik bisnis Auditor Pihak eksternal seperti investor dan regulator Semua pihak ini membutuhkan data keuangan yang akurat untuk berbagai keperluan. Apa saja komponen utama dalam sistem akuntansi? Apa saja komponen utama dalam sistem akuntansi? Komponen utama sistem akuntansi meliputi: Sumber daya manusia (SDM) Dokumen transaksi Prosedur dan kebijakan Alat atau sistem pencatatan Laporan keuangan Komponen ini bekerja bersama untuk menghasilkan informasi keuangan yang berkualitas. Apa manfaat sistem akuntansi bagi bisnis? Apa manfaat sistem akuntansi bagi bisnis? Manfaat sistem akuntansi antara lain: Memantau kondisi keuangan secara akurat Mempermudah penyusunan laporan keuangan Mengurangi risiko kesalahan pencatatan Mendukung perencanaan dan strategi bisnis Dengan sistem yang baik, bisnis dapat berjalan lebih efisien dan terkontrol. Apa risiko jika perusahaan tidak memiliki sistem akuntansi yang baik? Apa risiko jika perusahaan tidak memiliki sistem akuntansi yang baik? Tanpa sistem akuntansi yang baik, perusahaan dapat mengalami: Kesalahan pencatatan transaksi Laporan keuangan tidak akurat Kesulitan dalam audit dan pajak Pengambilan keputusan yang tidak tepat Hal ini dapat berdampak langsung pada kinerja dan keberlangsungan bisnis. Bagaimana teknologi membantu sistem akuntansi modern? Bagaimana teknologi membantu sistem akuntansi modern? Teknologi seperti software akuntansi memungkinkan proses pencatatan, pengolahan, dan pelaporan keuangan dilakukan secara otomatis, real-time, dan lebih akurat. Hal ini membantu meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi human error.